One Fine Day at Mata Berawa
Bertemu dengannya lagi? Kali ini sungguh tak ada rencana; tapi terjadi... Agaknya, terik mentari Canggu siang itu mengerti dengan debar kencang yang mulai bergema di dadaku. Sejak mobil berhenti di parkiran, degup jantung ini sama sekali enggan melambat. Langkah pelanku dihentikan oleh sapaan ramah security di depan pintu masuk. "Mau ala carte atau satuan, Kak?" Sejenak, aku disergap bingung dengan pertanyaan itu. Maka, kujawab satuan saja. Dengan ramah, ia mempersilakan aku dan ibuku masuk. Tanpa pikir panjang, aku lekas menuju tempat duduk terdekat. Seorang pramusaji cantik menghampiri, sembari menyodorkan papan menu. "Silakan, Kak. Ini menunya." Aku mengiyakan dan membalas senyumnya. Namun, tiba-tiba, terbersit satu tanya iseng di kepalaku. "Kak, apakah Kak Ello masih ada di sini?" Tanyaku separuh berbisik sambil menerima papan menu yang ia sodorkan. "Pak Ello? Oh, ada Kak. Di lantai dua." Perempuan muda itu menjawab ramah. Aku hanya mengang...