CERPEN : Selesai(lah), Renjana
Tribute to Glenn Fredly. Rest in love, Legend! Malam hampir menuju angka 12. Tapi, kulihat kau tak kunjung menarik selimut dan mematikan lampu. Langkahmu justru agak terseok menuju dapur. Menjerang air di ketel. Menunggu ia berdesau dalam diam. Lalu perlahan, tanganmu meraih ponsel. Menyentuh layarnya beberapa saat. Tak lama, terdengar sebuah intro lagu, alun petikan gitar akustik nan merdu. Disusul suara sang penyanyi yang tak kalah indah. Senja merah di ujung sana Lelaki mengingat bijana Berselimutkan kabut mega Restu semesta membawamu *Bienvenue mon amour Sang Bijaksana Ah ya, aku pernah dengar suara ini. Belakangan ini, kamu memang kerap mendengarkan lagu-lagu karya orang ini. Konon, dia seorang musisi lawas negeri ini yang baru saja lelap dalam keabadian. Kabar itu sangat mengejutkan, membuatmu turut rasakan lara. Hari-harimu jadi sibuk akan pencarian rekam jejaknya di dunia maya. Menontoni semua video wawancara, konser, hingga mendengarkan lagu-lagunya. Ah, biasa...