Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2022

Dengan atau Tanpa Rindu

Gambar
I Sepertinya, hadir di kepalaku tiba-tiba adalah kebiasaan barumu Entah lewat mimpi Atau ceracau pikiran tanpa henti  Hari baru disapa pagi Namun gelisah sudah seisi diri Sebab, kamu datang lagi semalam tadi Padahal rindu sedang tak ada Ingatan tentangmu pun tengah sirna  Kenapa alurnya selalu sama Saat diri tak ingin bersua Kamu justru ada di sini Namun, saat diri rindu separuh mati Kamu hilang dan tak lagi kukenali  II Baru tadi pagi hadirmu di mimpi Porak porandakan hati  Dan baru saja, harapku yang telah terbangun itu, Tertidur lagi. Jatuh. Runtuh  Temu denganmu memang tak selalu terjadi Tak patut dinanti Maka kini kuhadapi lagi, Hampir seluruh diri dihancurkan harap sendiri Semoga rindu ini tak lagi kurangajar dan lekas pergi  Tapi, lambat-laun kumengerti Dengan atau tanpa rindu Kamu akan selalu ada

Buku-Buku dalam Hidup Saya (1)

Gambar
Pengoleksi dan pembaca buku. Mungkin ada sejumlah orang yang menyebut saya begitu. Kegemaran pada buku; entah secara sadar atau tidak ditanamkan kedua orangtua sejak kecil. Mama yang sering membelikan buku cerita, Ayah yang kerap meminjamkan buku koleksi perpustakaan sekolah tempatnya mengajar, seperti buku dongeng Disney; juga Tante saya, yang kala itu masih berkuliah di Jogja hampir selalu membawakan buku cerita dan majalah anak terbitan Mizan tiap pulang ke Blitar. Memasuki masa SMP, bahan bacaan saya pun beralih pada novel. Saya ingat, dua novel pertama yang saya pinjam dari perpustakaan sekolah kala itu, Lakon Kita, Cinta karya Pipiet Senja dan Cinta Pertama (Sunny) yang dikembangkan dari skenario film BCL tersebut. Di SMA, Ayat-Ayat Cinta dan Laskar Pelangi menjadi dua novel dengan cerita dan gaya bahasa cukup kompleks pertama yang saya baca. Ayat-Ayat Cinta berlanjut pada Ketika Cinta Bertasbih dan Ketika Cinta Berbuah Surga. Sedangkan Laskar Pelangi, berhasil saya tamat...