Rangkum Cerita 15 September
Setiap tahun, 15 September selalu hadir bersama cerita dan kejutannya tersendiri. Tahun ini, saya seusia Nala, sebuah nama yang beruntung sekali; karena dibuatkan lagu oleh Tulus. Menyoal hadiah dan kejutan. Tahun ini, saya tak berekspektasi apapun tentang kado. Saya pun bukan tipe orang yang suka dengan kejutan. Tapi, ya, ternyata selalu ada kejutan untuk 15 September setiap tahunnya. *** Bagian Pertama 15 September, tepat pukul duabelas. Dengan wajah ngantuknya, Ayah berdiri di depan pintu kamar. "Selamat ulangtahun, ya." ucapnya dengan suara parau. Saya membelalak. Kalimat pertama yang terucap tentu 'terimakasih'. Tapi, setelahnya, hati saya ramai bersuara. 'Kenapa harus ini kadonya? Milik saya yang lama masih bisa dipakai.' Tapi yaa, baiklah. Semoga hadirnya yang baru ini makin memacu semangat saya untuk menulis. Terimakasih Ayah dan Mama. *** Masih 15 September, pukul dua siang. Sebuah kotak coklat tiba di hadapan saya. Membaca label ekspedisi dan nama p...