Tiga Hari Saja; Terkenang Selamanya (3)
Kenangan menjelma dupa Harumnya merasuk ke mana-mana Membelai helai rindu yang selalu muda... -Payung Teduh Minggu, 30 April 2024 Hari Minggu yang tidak biasa. Dini hari tadi, diri susah tidur, sebab kepala menuntut banyak hal yang harus dipikirkan. Ada sedih membayangi sejak pagi. Dua paket dimsum lekas dipesan. Sembari menunggu, kaki dipaksa melangkah ke kamar mandi. Merasakan air yang tak terlalu dingin, harum sabun, dan segar pasta gigi. Baju dipilih dari lemari. Sederhana saja, hanya kemeja merah marun yang dipadu celana dan jilbab hitam. Dimsum datang, maka mari bersiap. Berangkat menjemput perpisahan.... *** Pelataran Patria Plaza Hotel nampak lengang. Saya turun dari motor dan sedikit kebingungan mencari tempat duduk. Langkah tertatih saya dicegat oleh seorang resepsionis berparas cantik. Diarahkan menuju sebuah bangku di foodcourt , saya pun duduk di salah satu kursi. Dari pesan WhatsApp, Ajeng mengabarkan masih bersiap di lantai atas. Saya pun duduk menunggu bertemankan segel...