Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2022

Apapun Itu, Jalani. Nikmati.

Gambar
Malam itu, di kedai langganan yang pendingin udaranya cukup timbulkan gigil. Es kopi masih separuh, sedangkan pai apel di piring sudah diobrak-abrik sang garpu. Perpaduan renyahnya kulit pai, rasa asam apel, krim cokelat, dan sedikit kayu manis menciptakan sebuah rasa yang buat nyaman di lidah.  "Aku juga ingin nongkrong kayak begitu lagi."  Gerakan garpu yang memotong-motong pai terhenti sejenak. Mata beralih pada layar terang, membaca kalimat itu sekali lagi. Ini adalah tanggapan dari seorang teman jauh; yang kini telah membina keluarga dan tengah berbadan dua.  Tertegun untuk waktu cukup lama. Teringat beberapa bulan lalu, diri ini sempat porak-poranda karena kabar kisah cinta yang datang silih berganti. Berita pernikahan yang tiba tak sekali-dua kali. Bahkan, ia sempat tak terima dilangkahi adik sendiri.  Tapi lambat-laun, penerimaan itu telah hadir di hati. Makin sadar, bahwa tiap orang punya masanya tersendiri. Miliki tingkat kesiapannya masing-masing, dan hany...

Touring Perdana bersama Duo Backpacker

Gambar
Fiuh! Akhirnya ia berhasil juga naik ke boncengan. Di depan kemudi, ayah telah siap dengan segala perlengkapan. Helm kuning, kaos, jaket hitam, celana jeans , dan sepatu. Setelah membenahi posisi duduk agar lebih nyaman, motor pun melaju.  Angin malam menampar wajah. Meski telah memakai atasan berbahan cukup tebal, ternyata embusannya masih berhasil menggigilkan. Ayah menarik kedua tangan ini untuk masuk ke dalam saku jaketnya, agar hangat. Seketika, diri terasa kembali jadi anak kecil, mengingat kebiasaan itu juga yang sering Ayah lakukan dulu.  Ibu menaiki motor lain di belakang; kadang juga berada di depan kami. Rupanya inilah yang dilakukan Ibu saat berada di belakang; merekam video. Hmm, sempat-sempatnya, yaa.  Ternyata jauh juga jarak menuju salah satu kecamatan di Kabupaten Blitar ini. Linu di pinggang mulai terasa. Deg-degan juga terjadi hampir di setiap momen. Ada truk-truk besar pembawa tebu juga. Kalau mobil dan motor pribadi, jangan ditanya. Tumpah ruah sudah....

Perjalanan Berkisah (2) : Jogja dan Solo

Gambar
Jogja hari ini. Sebagian besar warganya sudah rayakan Idul Adha. Pukul enam pagi, gema takbir sayup terdengar dari balkon lantai lima sebuah penginapan. Malioboro hari ini. Bertemu pertama kali dengan wajah barunya yang lebih luas dan leluasa tanpa deretan pedagang kaki lima. Jajaran toko yang menjual berbagai barang dan makanan jadi lebih terlihat. Mulai dari penjual baju, oleh-oleh, aksesoris, hingga sejumlah restoran cepat saji dan kedai kopi. Jam belum sampai ke angka sebelas, tapi terengah sudah napas. Perlu waktu adaptasi lebih lama bagi sepasang kaki agar tak terlalu cepat menyerah. Maka, segera duduk adalah pilihan. Mama dan Almira pamit berkeliling sebentar. Ya, tak masalah. Mari kembali pada layar ponsel. Tiba-tiba sebuah sepeda menghampiri. Sebuah panci nampak diikatkan di boncengannya. Sesaat kemudian, seorang ibu berjilbab marun menyapa sembari lemparkan senyum. "Lumpianya, Mbak. Ada arem-arem juga." Dua makanan favorit, membuat tawaran itu serasa sulit dito...

Perjalanan Berkisah 1 : Bali

Gambar
Langit meredup, meski pagi itu sudah hampir pukul tujuh. Matahari seperti enggan menampakkan diri, padahal dia tahu banyak manusia yang datang kemari mencarinya. Duduk di hamparan pasir, tangan dan kaki kegirangan. Memainkan butiran coklatnya. Pasrah diguyur deras ombaknya. Kadang menemukan kerang dan bebatuan cantik, namun untung saja, membawanya pulang rasanya tak tertarik. Pagi ini, Kuta menawarkan hal yang sama. Indah panorama yang sudah lama tak bersua mata. Hingga tak terasa, sebuah informasi dari pengeras suara memaksa 'tuk beranjak. Berjalan tertatih menyusuri trotoar, demi temukan mobil yang telah dipindah posisi parkirnya menjadi lebih jauh. Rupanya, pengumuman tadi adalah larangan parkir di depan pintu masuk Kuta. Cukup melelahkan rasanya melintasi trotoar yang jadi licin karena banyak pasir, apalagi hanya dengan memakai sandal. "Om Swastiastu!" Tetiba terdengar seruan itu. Kepala yang sedari tadi mengarah ke depan, seketika menoleh ke kanan. Agak terkejut...